Fungsi Kompor Briket

Kompor Briket: Pengertian, Fungsi, Bahan & Jenisnya



Salah satu jenis kompor yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di kawasan pedesaan adalah kompor briket. Kompor ini dipilih karena dianggap hemat energi serta bisa menurunkan jumlah polusi asap ke udara secara maksimal.

Sayangnya masyarakat masih belum banyak menggunakan alat dan bahan ini. Padahal bisa melakukan proses penghematan yang cukup besar karena mampu dipakai untuk berkali-kali.

Apabila anda merasa tertarik dan ingin menggunakan kompor briket yang bahan bakunya menggunakan batubara, simak selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Kompor Briket

Secara umum kompor briket bisa yaitu kompor yang berasal dari daur ulang beberapa bahan bekas. Kompor ini terbuat dari bekas kaleng atau sejenisnya yang efektif menahan panas dalam jumlah banyak.

Nantinya panas yang dihasilkan oleh suatu sumber akan disalurkan ke ke alat masak. Jadi energi yang dihasilkan bisa langsung dimanfaatkan secara maksimal dengan tetap melakukan proses penghematan.

Logam atau bahan bekas tersebut bersifat portable sehingga bisa dibawa kemana-mana. Yang paling penting kompor briket ini memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga masih bisa dimanfaatkan untuk camping atau kegiatan outdoor.

Kompor briket juga bisa diartikan sebagai alat yang digunakan untuk melakukan pembakaran biomassa. Maksud dari biomassa adalah bahan yang berbentuk padat dan merupakan bahan sisa seperti kayu ataupun briket.

Bahan ini nantinya akan dimasukkan ke dalam kompor lalu diberi api untuk menghasilkan panas. Setelah itu bisa langsung dialirkan ke bagian atas untuk memanaskan alat masak yang sedang dipakai.

Fungsi Kompor Briket

Fungsi dari kompor briket secara umum adalah sebagai berikut:

1. Memasak Makanan

Salah satu fungsi dari kompor briket adalah dimanfaatkan untuk memasak berbagai jenis. Panas yang dihasilkan cukup tinggi dan bisa juga disesuaikan sehingga ketika memasak bisa diperbesar atau diperkecil sesuai dengan kebutuhan.

Apakah jenis makanan bisa dimasak dengan menggunakan kompor briket asalkan sudah mengetahui langkah-langkahnya. Apalagi kompor jenis ini bisa saja menghasilkan panas terlalu tinggi atau terlalu rendah sehingga bisa menyebabkan masalah apabila dipakai memasak.

Jenis Kompor Briket

Sebagai alternatif biasanya briket juga bisa diganti dengan beberapa bahan limbah biomassa yang lain seperti potongan kayu. Jadi panas ya nantinya dihasilkan bisa diperkecil sesuai dengan kebutuhan ketika memasak.

2. Memanaskan Bahan Baku

Beberapa bahan baku yang dimanfaatkan untuk memproduksi suatu barang ataupun makanan biasanya harus dikeringkan terlebih dahulu. Proses pengeringan ini bisa dilakukan dengan menggunakan oven standar atau bisa juga dengan menggunakan pemanas yang berasal dari briket.

Bentuk dari kompor briket yang digunakan untuk skala besar akan berbeda dengan bentuk kompor yang dipakai di skala rumahan. Tetapi secara konsep tetaplah sama dan tidak ada perbedaan.

3. Mengeringkan Pakaian

Kompor briket juga bisa digunakan untuk mengeringkan pakaian apabila berada di kawasan yang sering sekali hujan. Nantinya kompor akan diletakkan di bagian tengah lalu di sisi kiri ataupun kanan bisa dipakai untuk meletakkan pakaian.

Panas yang keluar dari kompor bisa dimanfaatkan secara langsung untuk memanaskan sehingga kandungan air pada pakaian bisa menguap dengan sendirinya.

4. Memanggang Kue

Pemanggangan untuk kue atau beberapa bahan makanan seperti ikan asap atau sejenisnya juga bisa menggunakan kompor jenis ini. Tetapi harus dimodifikasi agar fungsinya bisa maksimal.

5. Inkubator

Di beberapa negara yang terkenal sangat dingin seperti kawasan Eropa, kompor bahan berikut ini kemungkinan besar bisa digunakan untuk inkubator atau alat untuk menghangatkan sesuatu. Inkubator ini bisa dipakai untuk menghangatkan ternak atau sejenisnya.

Karena bahan ini bisa memberikan panas dalam jumlah yang sangat banyak. Perlu suatu alat untuk melakukan proses kontrol. Dengan begitu panas yang nantinya dihasilkan tidak akan terlalu besar dan menyebabkan masalah seperti terbakar.

Itulah kenapa bahan briket biasanya jarang sekali digunakan kecuali dalam kondisi yang sangat terdesak. Tetapi masih bisa dimanfaatkan sebagai alternatif.

Anda juga tidak perlu mencari cara membersihkan kompor gas yg apinya merah, karena kompor ini pasti merah tetapi tetap ramah lingkungan.

Bahan Bakar Kompor Briket

Kompor briket biasanya menggunakan bahan bakar yang berbeda-beda. Tetapi secara umum bahan bakar yang digunakan untuk kompor briket adalah lempeng briket yang berasal dari olahan batu bara.

Tetapi tidak hanya bahan itu saja yang bisa digunakan karena masih bisa memanfaatkan bahan biomassa lain. Salah satu yang sering digunakan adalah potongan kecil dari kayu yang mudah sekali menjadi arang dan menghasilkan panas.

Bahan Bakar Kompor Briket

Selanjutnya limbah padat lain yang strukturnya mirip dengan kayu dan ranting juga bisa dipakai. Bahkan sekam dan serbuk gergaji dari kayu juga bisa digunakan.

Jadi bahan apapun asalkan padat masih bisa digunakan sebagai isian dari kompor jenis ini. Apalagi cara kerja dari kompor ini adalah menghasilkan panas yang nantinya akan ditahan lalu disalurkan ke bagian atas.

Dengan sistem ini kompor tidak akan menghasilkan asap dalam jumlah yang sangat banyak. Inilah alasan mengapa alat masak ini dikenal sangat ramah dengan lingkungan.

Jenis Kompor Briket

Kompor ini yang digunakan di luar sana ternyata tidak hanya satu jenis saja. Beberapa jenis kompor briket yaitu sebagai berikut di bawah ini:

1. Kompor Briket Portabel

Kompor portable biasanya memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Selain itu, kompor ini juga bisa dipindah ke mana-mana dengan sangat mudah. Apalagi bahan bakarnya adalah briket yang padat dan tidak mudah mengotori tempat.

Kompor jenis ini bisa digunakan di rumah atau bisa juga digunakan di tempat lain seperti ketika melakukan kegiatan outdoor.

2. Kompor Briket Permanen

Jenis kompor ini permanen, biasanya dibuat pada suatu industri dalam skala menengah atau besar. Kompor dibuat pada suatu situs atau tempat yang nantinya bisa langsung dimanfaatkan untuk aktivitas produksi.

Kompor tidak bisa dipindah tetapi masih bisa direlokasi apabila ada beberapa alat yang ditanam. Jadi dibutuhkan kerja yang cukup berat apabila ingin membangun atau memindahkan.

Kompor ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah untuk melakukan proses penghematan daya. Apalagi selama ini bahan batu bara yang ada di Indonesia lebih banyak digunakan untuk keperluan pembangkit listrik saja.

Dengan diubah menjadi briket yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor, masyarakat bisa memanfaatkannya secara maksimal sehingga bisa dipakai untuk melakukan penghematan. Tetapi mereka harus mengetahui bagaimana cara menggunakan bahan dan alat ini.

Agar aman, bisa ditambah dengan memanfaatkan kipas penyedot asap dapur, lebih segar udaranya jadinya.https://www.trillos15x.com/cara-membuat-penghisap-asap-dapur/

Apabila tidak mengetahuinya kemungkinan besar akan sulit untuk memanfaatkan jenis kompor alami ini. Meski sudah dikembangkan dengan baik oleh Prof Johannes, kompor tetap tidak akan bisa berjalan dengan sempurna.