jenis timbangan dan kegunaannya

Inilah Jenis Timbangan dan Kegunaannya, Manakah yang Terbaik?



Timbangan adalah salah satu alat yang sering digunakan manusia. Walau fungsinya hanya untuk mengetahui berat barang yang akan ditimbang, akan tetapi banyak perbedaan jenis timbangan dan kegunaannya serta perbedaan cara kerjanya! Lalu apa saja jenis timbangan serta masing-masing kegunaannya? Simak berikut ini!

JENIS TIMBANGAN DAN KEGUNAANNYA

Berikut ini adalah 6 jenis timbangan serta kegunaanya:

1. Timbangan Duduk

Timbangan duduk atau platform scale adalah jenis timbangan tradisional yang sudah digunakan sejak lama. Utamanya untuk menimbang beban hingga 500 kg. Bentuknya seperti tempat duduk, maka tak heran dinamakan timbangan duduk. Timbangan ini sering disebut heavy duty, karena kegunaannya yang dapat menimbang dengan kapasitas besar.

Timbangan duduk biasannya digunakan untuk menimbang hasil perkebunan seperti sayur-sayuran, buah-buahan hingga hasil tambang. Karena termasuk jenis timbangan tradisional yang telah lama ada, maka metode penimbangannya masih berupa penimbangan analog. Namun seiring perkembangan zaman, penghitungan timbangan duduk bisa dimodifikasi ke dalam bentuk penghitungan digital. Atau juga hybrid gabungan antara sistem digital dan manual. Jenis hybrid akan sangat berguna terutama jika sedang tidak ada aliran listrik.

2. Timbangan Gantung

Sesuai dengan namanya ini adalah jenis timbangan yang digantung! Timbangan gantung ada yang masih manual ada juga yang sudah digital. Biasannya kegunaan timbangan gantung untuk menimbang daging dan sejenisnya. Sering kali timbangan ini disebut dengan crane.

Timbangan dacin termasuk jenis timbangan gantung. Biasanya digunakan untuk menghitung bobot balita di posyandu. Pada timbangan dacin, ada bandul tetap dan bandul geser. Cara kerjannya dengan meletakkan balita atau barang ke sarung timbangan, kemudian bandul digeser hingga posisinya menjadi seimbang , lalu tinggal dilihat angka berat yang ditunjukkan.

3. Neraca Kodok

Kalau Anda sering ke pasar tradisional, maka jenis timbangan neraca kodok paling sering digunakan para pedagang, terlebih pada zaman dulu. Neraca kodok digunakan untuk menimbang bahan-bahan pangan, kebutuhan sehari-hari sampai batas maksimal satu bandul besar seberat 2 kilo gram, atau bisa lebih. Berat bandul atau anak batunya bervariasi mulai dari setengah ons, satu ons, setengah kilo gram , satu kilo gram hingga dua kilo gram.

4. Timbangan Hewan

Seperti dengan namanya, timbangan ini untuk menimbang hewan. Biasanya hewan ternak seperti sapi , kerbau atau kambing. Berat hewan yang akurat akan menguntungkan semua pihak dalam transaksi jual beli hewan ternak.

Timbangan hewan biasanya berbentuk seperti box persegi kerangkeng berukuran 1 x 2 meter,  ada juga yang berbentuk balok portable yang cara pengggunaanya lebih sederhana.

5. Jembatan Timbangan

Jembatan timbanan berfungsi untuk menghitung beban kendaraan berat seperti truk besar. Fungsi utamanya untuk mengawasi berat muatan suatu kendaraan, lalu menindak kendaraan yang kelebihan muatan, karena hal tersebut dapat memberikan kerugian seperti kerusakan pada jalan. Salah satu model jembatan timbang adalah tanjakan , ada juga model rata jalan serta model jembatan rendah.

6. Timbangan Lantai

Ini adalah jenis timbangan yang digunakan untuk menimbang beban berat di atas 1 ton. Karena itu, dibandingkan jenis timbangan lainnya maka lebih cocok memakai timbangan lantai. Karena proses pemindahan beban berat tersebut menjadi lebih mudah.

Cek juga artikel kami tentang: air fryer mito

JENIS TIMBANGAN LABORATORIUM

Selain menimbang benda yang “berat”, ada juga jenis timbangan yang digunakan untuk mengukur massa benda yang sangat ringan! Biasanya ini masuk kategori timbangan laboratorium. Berikut ini adalah beberapa contoh timbangan laboratorium!

  • Timbangan analitik : digunakan untuk mengukur massa zat, baik padat atau cair dengan tingat ketelitian yang sangat tinggi.
  • Neraca Ohauss : sama halnya dengan timbangan analitik, neraca ohauss memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi dalam mengukur benda kecil, seperti misalnya obat-obatan atau zat tertentu
  • Timbangan mikro kuarsa : ketelitian timbangan yang sampai tingkat seringan nanogram dan mikrogram.

PERBEDAAN TIMBANGAN DIGITAL DENGAN TIMBANGAN MANUAL

Cara kerja timbangan dibedakan menjadi 3 macam antara lain digital, manual dan gabungan atau hybrid. Perbedaan cara kerja timbangan digital dengan manual terletak pada indikator angka berat beban yang ditunjukkan.

Timbangan digital menggunakan tenaga elektrik, sehingga angka yang ditampilkan berbentuk digital. Timbangan digital bisa dikatakan teknologi baru yang membuatnya terlihat sangat canggih. Tanpa ribet-ribet mengukur, alat timbangan langsung menunjukkan hasil angka berat dengan akurat.

Sedangkan timbangan manual menggunakan sistem pegas non elektrik. Jarum akan berputar lalu menunjukkan hasil berat yang ditampilkan pada display timbangan manual.

Dari fungsi keduanya sama saja, baik timbangan digital ataupun manual paling utama untuk menimbang berat badan pada anak sampai dewasa, juga dapat digunakan untuk menimbang barang-barang sehari-hari seperti bahan makanan.  

Yang termasuk timbangan digital dan manual:

  • Timbangan duduk
  • Timbangan berat badan
  • Timbangan buah
  • Timbangan gantung
  • Timbangan datar /lantai

CARA MENGGUNAKAN TIMBANGAN

Untuk cara penggunaan timbangan, tergantung jenis timbangan apa yang hendak digunakan! Misal timbangan duduk, kita hanya tinggal meletakkan barang yang akan ditimbang di atas permukaan timbangan duduk tersebut. Prinsip yang sama juga berlaku untuk timbangan buah, timbangan lantai,  timbangan meja dan timbangan sejenis.

Baca juga artikel kami tentang: presto ayam berapa menit

Kemudian untuk timbangan gantung digunakan dengan cara menggantung barang yang akan ditimbang! Akan lebih mudah jika menggunakan display digital, namun sebagian masih berupa pengukuran manual. Dan terakhir jika Anda ingin menimbang berat badan, tinggal menginjak timbangan tersebut untuk mengetahui hasil berat badan Anda!

JENIS-JENIS NERACA

Mungkin sepintas Anda membaca kata-kata neraca, sehingga barangkali timbul pertanyaan apakah ada perbedaan antara timbangan dengan neraca? Sebenarnya istilah itu sama saja! Meskipun ada yang menyebut pengukuran neraca itu mempunyai tingkat ketelitian yang lebih tinggi.

Neraca secara fungsi memiliki jenis sebagai berikut:

  • Neraca kodok
  • Nerasa ohauss
  • Neraca pegas
  • Neraca sama lengan

Salah satu jenis timbangan yang akrab disebut dengan neraca antara lain neraca kodok, neraca ohauss, neraca pegas dan ada lagi neraca sama lengan. Neraca sama lengan biasa digunakan untuk menimbang emas. Bentuk neraca lengan sering digunakan sebagai simbol atau lambang keadilan, karena bentuknya yang sejajar imbang antara sisi kanan dengan sisi kiri.  Serta ada beberapa jenis lain yang mempunyai fungsi serupa!

Nah, itulah tadi jenis-jenis timbangan dan kegunaannya. Manakah timbangan terbaik versi Anda? Ya,Manusia banyak melakukan aktivitas pengukuran dengan cara menimbang. Sehingga dar situ kita bisa mendapatkan gambaran hasil yang adil dan memuaskan,terutama untuk urusan jual beli dan industri yang berhubungan. Dengan mengetahui berbagai jenis timbangan akan memudahkan kita dalam memilih mana yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan.