convection oven

Apa itu Convection Oven? Cek Review & Spesifikasinya



Ingin meningkatkan kemampuan dalam memasak ? Mungkin convection oven adalah jawabannya. Dulunya oven jenis ini hanya ditemukan di dapur-dapur profesional, tetapi sekarang convection oven telah populer sebagai salah satu peralatan rumah tangga. Convection oven dinilai mampu memberikan panas yang lebih baik dan lebih merata jika dibandingkan dengan oven konvensional.

Oven convection adalah oven yang dikembangkan dari oven baking yang menggunakan teknologi kipas internal sehingga panasnya lebih merata, karena suhu pemanggangan bisa merasuk ke dalam makanan, ini menjadikan hasil olahan makanan matang secara sempurna.

Secara teknis, convection oven memiliki kipas yang berputar di bagian belakang. Kipas tersebut berfungsi untuk mengedarkan panas ke seluruh bagian oven. Itulah alasan mengapa memasak menggunakan oven jenis ini lebih merata. Sebelum membahas lebih jauh tentang convection oven, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis-jenis oven.

Jenis-jenis Oven

Convection oven adalah satu dari sekian banyak jenis oven yang ada. Perbedaan tersebut terutama dalam sumber panas, metode pemanasan, fitur, ukuran, serta penempatan.

Jenis-jenis Oven Menurut Sumber Panas

1. Oven Gas

Oven gas memiliki kelebihan dalam hal pengaturan suhu dan pemanasan awal yang lebih singkat dibandingkan dengan oven yang dipanaskan dengan listrik.

2. Oven Listrik

Oven listrik tidak hanya lebih murah daripada oven gas, namun juga sangat mudah digunakan. Dengan oven listrik, Anda dapat dengan mudah menekan tombol atau memutar knob untuk menggunakan secara instan.

3. Oven Uap

Oven uap beroperasi dengan cara menginjeksikan air ke dalam boiler. Boiler kemudian akan menghasilkan uap yang memanaskan bagian dalam oven. Kelebihan oven jenis ini adalah mampu mengurangi penggunaan minyak ketika memanggang yang menjadikannya alternatif yang sangat sehat untuk jenis memasak dan memanggang lainnya.

Jenis-jenis Oven Menurut Pemasangan

1. Oven Dinding

Oven dinding menawarkan lebih banyak ruang untuk memasak dan kemudahan dalam memasukkan dan mengeluarkan makanan.

2. Oven Geser

Oven geser biasanya ditempatkan pada sela-sela peralatan dan meja di dapur. Meski menghemat ruangan, namun dibutuhkan ketelitian untuk pemasangan oven jenis ini.

3. Oven Drop-In

Oven drop-in memilki keunggulan dalam hal tampilan. Tingginya yang bisa sejajar dengan meja dan lemari dengan mudah mampu menciptakan tampilan modern dan elegan.

4. Oven Freestanding

Oven Freestanding populer karena mampu ditempatkan di berbagai sudut ruangan serta mudah dipindahkan. Umumnya oven jenis ini telah memiliki kompor tanam di dalamnya yang berarti Anda tidak perlu mencari ruang tambahan di dapur untuk kompor. Cara penggunaanya bisa dibaca di cara menggunakan oven kompor.

Jenis-jenis Oven Menurut Metode Pemanasan

Jika dibedakan menurut metode pemanasan maka kita akan menemukan convention oven dan oven konvensional. Oven konvensional bekerja dengan sumber panas statis yang biasanya ada di bagian bawah oven. Panas kemudian akan dibiarkan naik untuk memanaskan seluruh area oven.

Salah satu masalah menggunakan oven konvensional adalah kecenderungan terjadinya kantong udara panas yang menyebabkan makanan matang tidak merata atau bahkan gosong. Hal ini tentu berbeda dengan convention oven yang mampu memancarkan panas dengan merata.

Manfaat Convection Oven

Keberadaan kipas memberikan manfaat signifikan pada convection oven. Beberapa diantara manfaat convection oven adalah :

  • Sirkulasi udara membantu masakan matang secara merata
  • Panas yang konsisten membuat daging menjadi cokelat dan renyah di luar namun tetap juicy dan empuk di dalam.
  • Lebih cepat panas
  • Mudah untuk digunakan memanggang beberapa hidangan sekaligus
  • Lebih fleksibel digunakan memasak dengan beberapa rak sekaligus
  • Mampu memanggang hampir semua masakan, termasuk daging, sayuran, casserole, dan kue.

Cara Menggunakan Convection Oven

Memasak dengan oven convenction pada awalnya mungkin tampak lebih rumit, tetapi jadi berikut adalah beberapa langkah dasar untuk memulai.

Tentukan Apakah Diperlukan Konversi Resep

Periksa resep Anda untuk melihat apakah Anda perlu menyesuaikan waktu atau suhu. Beberapa resep memberikan waktu dan suhu untuk oven konvensional dan convenction.

Panaskan Oven

Panaskan oven Anda ke suhu yang telah dikonversi dengan benar. Oven tertentu hadir dengan fitur khusus seperti Power Preheat untuk membantu Anda mulai memasak lebih cepat.

Mulai Memasak

Atur timer Anda dengan waktu yang telah dikonversi dan letakkan piring Anda di rak oven untuk mendapatkan panas yang konsisten.

Cek juga artikel kami tentang oven tangkring yang bagus untuk pemula, oven yang lebih sederhana & harganya terjangkau.

Tips Menggunakan Convection Oven

Jika ingin memanggang dengan convection oven, penting untuk membuat penyesuaian ketikan pertama menggunakannya untuk memanggang daging. Oven jenis ini dapat menyebabkan permukaan daging menjadi cepat kering. Suhu yang lebih tinggi juga dapat menyebabkan daging panggang mengalami penyusutan lebih banyak daripada ketika dipanggang di oven biasa.

Beberapa makanan yang tidak begitu bagus jika dipanggang menggunakan di convection oven adalah kue, roti cepat saji, dan makanan lain yang bahannya berupa adonan cair. Aliran udara dapat menyebabkan kue mengembang tidak merata dan kemungkinan akan membuat bagian atas kue menjadi condong ke satu sisi.

Kesimpulannya, convection oven adalah salah satu dari sekian jenis oven yang ada di pasaran. Oven jenis ini memiliki banyak kelebihan karena keberadaan kipas yang membantu memancarkan panas secara merata. Dengan kelebihan tersebut, apakah kini Anda berminat membeli convection oven ?