Cara Pemasangan Cooker Hood

Ketika memasak di dapur sudah pasti kepulan asap keluar dari kompor yang digunakan. Aroma masakan pun berputar di dalam dapur yang menyebabkan atmosfir pengap. Apabila dapur hanya memiliki ventilasi udara minim maka suasana pengap pun menjadi-jadi. Kondisi seperti ini akhirnya membuat aktifitas memasak tidak nyaman dan berbahaya bagi kesehatan.

Tentunya setiap pemilik rumah ingin memiliki dapur yang udaranya segar dan bersih. Keinginan ini dapat diwujudkan jika membuat ventilasi atau lubang udara di dapur. Seperti dalam pembahasan kali ini akan mengulas mengenai cara pemasangan cooker hood.

Ya, siapa yang tidak mengenal cooker hood? Merupakan suatu perangkat dapur yang berfungsi untuk menghisap aroma tidak sedap dan asap yang dikeluarkan dari proses memasak.

Asap yang ditimbulkan makanan akan dihirup dari cerobong asap. Selanjutnya didistribusikan keluar ruangan. Alhasil, udara di dalam dapur menjadi segar dan tetap bersih. Adapun cara pemasangan slim cooker hood sbb:

Cara Pemasangan Cooker Hood

Cara Pemasangan Cooker Hood

Banyak yang menyangka bahwa cara memasang cooker hood dapat dilakukan siapa saja. Akibatnya cooker hood kurang bekerja optimal.

Pada artikel sebelumnya tentang cara menambal panci bocor, dengan teknik yang sedikit mirip kami ulas pada artikel dibawah ini.

Nah, supaya cooker hood berfungsi dengan baik maka lakukan cara pemasangan slim cooker hood sesuai aturan dibawah ini.

1. Jenis Cooker Hood

Hal pertama yang dilakukan sebelum mantap memasang alat ventilasi udara dapur yakni memilih jenis cooker hood yang hendak digunakan. Pada dasarnya cooker hood terdiri atas 3 jenis bentuk. Mulai dari cooker hood berbentuk seperti cerobong, slim hood, serta built in hood.

Apabila dapur Anda tidak terlalu luas sebaiknya memilih jenis cooker hood slim atau built hood. Sehingga dapat menghemat tempat dan membuat tampilan tetap rapi. Sedangkan jika di dapur memiliki meja island sebaiknya menggunakan cooker hood model chimney yang berbentuk cerobong.

2. Sesuaikan dengan Kompor

Hal terpenting saat melakukan cara pemasangan cooker hood yakni memastikan ukuran kompor yang digunakan. Sangat dianjurkan untuk menggunakan kompor yang tidak lebih besar dari ukuran cooker hood.

Adapun tujuannya agar cooker hood dapat bekerja dengan optimal. Umumnya ukuran kompor gas yang digunakan masyarakat kurang lebih 70 cm. Sedangkan, portable gas bervariasi seperti 30 cm hingga 90 cm. Pilihlah ukuran cooker hood yang lebih besar daripada kompor gas agar udara yang diserap lebih maksimal.

3. Jarak Cooker Hood ke Kompor

Ingat jarak ideal ketika memasang cooker hood sekitar 60 cm hingga 90 cm. Untuk pemasangan cooker hood pada pengguna kompor gas sebaiknya berjarak tidak kurang dari 70 cm.

Sementara itu, pemasangan pada pengguna kompor listrik sekitar jarak 60 cm. Jarak cooker hood dengan kompor akan mempengaruhi efektifitas penggunaan cooker hood.

4. Mengecek Kondisi Plafon dan Dinding Dapur

Cooker hood akan menempel di dinding apabila menggunakan jenis slim hood dan built in. Untuk itu pastikan terlebih dahulu kondisi dinding dapur. Cooker hood biasanya dipasang menggunakan alat dynabolt pada dinding.

Khusus jenis cooker hood chimney (cerobong) memiliki metode pemasangan berbeda yakni diatas plafon. Oleh sebab itu, pastikan jika plafon cukup kuat dalam menahan beban. Jenis plafon yang dinilai kuat untuk menahan beban yaitu dak beton rangka besi siku dan besi hollow.

5. Perawatan Cooker Hood

Cooker hood atau alat penghisap asap ternyata dapat meninggalkan noda. Selain itu, masih beresiko mengalami penyumbatan. Untuk itu dianjurkan untuk senantiasa membersihkan filter dan bagian luar dari cooker hood.

Saat membersihkan noda yang menempel pada bagian luar dapat menggunakan lap basah. Sementara itu, untuk membersihkan bagian filter menggunakan metode rendam dengan air hangat yang dicampur cairan pencuci piring.

Selanjutnya didiamkan dalam beberapa saat dan sikat noda menempel sampai bersih. Apabila filter terlihat sudah kering maka dapat dipasangkan kembali. Hindari menyalakan kompor tanpa meletakkan peralatan memasak diatas tunggu. Sebab, panas api dari kompor dapat membuat komponen cooker hood meleleh dan rusak.

Manfaat Menggunakan Cooker Hood

cara memilih cooker hood

Kini memasang alat cooker hood di dapur menjadi kebutuhan rumah tangga. Apalagi jika bentuk ruangan dapur tertutup kemungkinan udara panas dari proses memasak hanya berputar dalam ruangan.

Pemasangan cooker hood sangat baik karena dapat menghisap udara kotor dan membuat proses memasak lebih nyaman.

Pada dasarnya cooker hood bekerja untuk mengisap asap kotor, udara panas, dan aroma menyengat dari makanan saat proses memasak berlangsung.

Cooker hood akan dan menyalurkannya udara tidak baik ke luar ruangan dan membuat atmosfir dapur menjadi lebih sehat.

Ketika udara di dapur sehat pastinya akan mempengaruhi produktivitas dan kreatifitas masakan. Adapun manfaat dari penggunaan cooker hood yakni menciptakan sisi estetik di dapur. Dapur pun terlihat lebih menawan.

Teknik instalasinya, baik cara pasang cooker hood modena px 6001 maupun merk lain sebenarnya sama saja. Cukup memahami artikel disini, cukup untuk membuat semua merk.

Jenis-jenis Cooker Hood & Cara Pemasangannya

perbedaan cooker hood modena px 6001 dan px 7001

Cooker hood memiliki berbagai jenis yang dapat digunakan sesuai kebutuhan. Berikut ini jenis-jenis cooker hood yang dapat disesuaikan dengan desain interior dapur dan teknik cara memasang cooker hood.

1. Chimney Hood

Chimney hood adalah jenis cooker hood yang menyerupai bentuk cerobong. Tampilannya yang berbeda dapat menyulap dapur menjadi lebih elegan.

Untuk daya hisap chimney hood dinilai sangat baik sehingga sering ditemukan pada dapur restoran.

Menyoal cara pemasangan chimney hood harus ditempelkan pada dinding. Jadi, jenis chimney hood hanya pas untuk dipasangkan pada kompor yang tata letaknya berhimpitan dengan dinding.

2. Island Hood

Island hood merupakan salah satu jenis cooker hood yang cocok digunakan pada area dapur yang luas. Bentuknya serupa dengan chimney hood dan memiliki cerobong pada bagian atas.

Island hood hanya dipasangkan di tengah dapur dengan cara menggantungkannya pada plafon. Cara kerjanya relatif lebih sederhana dibanding yang lain.

3. Visor Hood

Visor hood merupakan salah satu jenis cooker hood yang mengusung model sederhana. Biasanya digunakan pada dapur konvensional. Jenis yang satu ini tidak memiliki cerobong dan cara pemasangannya lebih mudah.

Visor hood dipasang pada dapur konvensional dengan kabinet yang telah terpasang. Selanjutnya, visor hood dapat ditempelkan pada dinding terbuka maupun menggantungkan pada bagian bawah kabinet dapur. Selain itu, harga visor hood dinilai lebih terjangkau disbanding jenis lainnya.

4. Integrated Hood

jarak cooker hood dengan kompor

Adapula integrated hood merupakan cooker hood tanpa cerobong yang digunakan dalam dapur minimalis. Integrated hood memiliki bentuk yang lebih compact dan metode pemasangan yang lebih rumit.

Disamping itu, pemesanan kabinet dapur juga harus sesuai dengan ukuran jenis cooker hood integrated.

Apabila dilihat sekilas, memang integrated hood seakan tidak terlihat karena letaknya tersembunyi dibawah kabinet. Integrated hood dapat menyulap tampilan dapur menjadi lebih minimalis dan elegan.

5. Downdraft Hood

Downdraft hood merupakan cooker hood yang dipasang menyatu dengan meja dapur. Cooker hood jenis ini biasanya dipasang dalam meja dapur.

Sehingga harus merancang meja kompor khusus agar downdraft hood dapat terpasang pada bagian dalam. Hasilnya, fungsi penghisap asap dapurnya lebih efektif dibanding yang lain.

Ketika memasak cukup menekan tombol control panel pada meja agar downdraft hood dapat keluar. Selanjutnya, mesin dapat bekerja optimal untuk menyerap asap kotor.

Akan tetapi harga cooker hood jenis ini lebih mahal daripada jenis lainnya. Teknik cara kerja cooker hood tanpa cerobong ini secara umum juga sama saja dengan model lainnya.

Cara pemasangan penghisap asap dapur
Supaya cooker hood berfungsi dengan baik maka lakukan cara pemasangan slim cooker hood sesuai aturan dibawah ini.

  1. Jenis Cooker Hood

    Hal pertama yang dilakukan sebelum mantap memasang alat ventilasi udara dapur yakni memilih jenis cooker hood yang hendak digunakan. Pada dasarnya cooker hood terdiri atas 3 jenis bentuk. Mulai dari cooker hood berbentuk seperti cerobong, slim hood, serta built in hood.

  2. Sesuaikan dengan Kompor

    Hal terpenting saat melakukan cara pemasangan cooker hood yakni memastikan ukuran kompor yang digunakan. Sangat dianjurkan untuk menggunakan kompor yang tidak lebih besar dari ukuran cooker hood.

  3. Jarak Cooker Hood ke Kompor

    Ingat jarak ideal ketika memasang cooker hood sekitar 60 cm hingga 90 cm. Untuk pemasangan cooker hood pada pengguna kompor gas sebaiknya berjarak tidak kurang dari 70 cm.

  4. Mengecek Kondisi Plafon dan Dinding Dapur

    Cooker hood akan menempel di dinding apabila menggunakan jenis slim hood dan built in. Untuk itu pastikan terlebih dahulu kondisi dinding dapur. Cooker hood biasanya dipasang menggunakan alat dynabolt pada dinding.

  5. Perawatan Cooker Hood

    Cooker hood atau alat penghisap asap ternyata dapat meninggalkan noda. Selain itu, masih beresiko mengalami penyumbatan. Untuk itu dianjurkan untuk senantiasa membersihkan filter dan bagian luar dari cooker hood.