cara menyimpan ayam di kulkas

Cara Menyimpan Ayam di Kulkas, Ini Cara yang Tepat!

Posted on

Cara menyimpan ayam di kulkas memang tidak bisa sembarangan, karena ayam termasuk bahan makanan yang rentan tercemari oleh bakteri. 

Penyimpanan yang tidak baik akan membuat daging ayam tidak awet dan malah menjadi busuk. 

Karena itu pula, Anda sering bingung, kan. Sebenarnya bagaimana sih cara menyimpan daging ayam yang baik? Boleh tidak ya dicuci?

Kali ini kami akan memberikan tips cara menyimpan ayam yang tepat untuk Anda, agar bisa diolah menjadi makanan enak! 

Daging Ayam di Kulkas Dicuci Dulu Atau Tidak? 

Banyak artikel yang beredar mengatakan bahwa mencuci daging ayam tidak boleh dilakukan karena akan tercemar oleh bakteri. 

Melansir beberapa jurnal, salah satunya Drexel University. Dan juga beberapa penelitian, hal tersebut benar adanya, bahwa jika mencuci daging ayam mentah akan mencemarkan bakteri, dan daging ayam bisa langsung di olah tanpa harus dicuci.

Namun hal itu terjadi di luar negeri. Di mana di negara maju, proses memotong hewan ternak memiliki prosedur dan undang-undang yang jelas, dan ayam potong sebelum dipasarkan sudah higienis dan bisa langsung diolah.

Namun berbeda halnya dengan di beberapa negara berkembang seperti di Indonesia misalkan, tidak ada peraturan tertulis untuk pemotongan dan penjualan daging hewan ternak. 

Alhasil, ayam yang kita beli di pasar tradisional maupun tukang sayur di lingkungan tempat kita tinggal tidak sepenuhnya bebas dari kotoran. Dan pastinya tidak bisa langsung dimasak begitu saja. 

Jadi sebenarnya Anda harus mencuci ayam terlebih dahulu asalkan Anda mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Jika belum ingin langsung diolah, masukan ayam langsung ke wadah atau baskom tertutup dan masukan ke freezer
  2. Jika ingin diolah setelah dibekukan, letakan di chiller atau kulkas bagian bawah dan biarkan mencair semalaman
  3. Jangan biarkan ayam di suhu ruang atau jangan direndam air
  4. Jika sudah mencair, keluarkan ayam dari kulkas
  5. Siapkan baskom khusus untuk mencuci daging. Disarankan menggunakan peralatan kaca maupun stainless steel. 
  6. Lakukan pencucian ayam secara perlahan. 

PERINGATAN:  Dalam banyak artikel dan juga penelitian, yang ditakutkan dalam sebuah pencucian daging ayam mentah adalah penyebaran bakteri melalui kontaminasi yang terjadi pada barang dan juga cipratan air.

Jadi pastikan saat mencuci kenakan celemek, dan juga hindari barang-barang di sekitar Anda saat proses mencuci daging ayam. 

Cucilah dengan perlahan saja dengan air mengalir, dan juga pastikan setelah mencuci ayam, semua peralatan harus kembali dicuci dengan sabun sampai bersih. 

Begitu pula dengan tangan, Anda harus wajib mencuci tangan setiap menyentuh daging ayam. Setelah dicuci, Anda bisa langsung mengolah ayam. Jangan lagi menaruhnya di freezer atau kulkas, ya!

Cara Menyimpan Ayam di Kulkas dengan Wadah Kedap Udara

Wadah kedap udara adalah salah satu peralatan yang wajib Anda miliki. Karena dengan wadah tersebut Anda akan lebih mudah menyimpan bahan masakan sebelum diolah. 

Seperti pada daging ayam, Anda bisa menyimpan daging ayam mentah sebelum dimasak di dalam wadah tertutup ini. Anda bisa juga menggunakan panci presto yang tertutup rapat.

Anda tidak perlu mencuci daging ayam karena setelah dibeli Anda bisa langsung memasukkannya ke sini. Dan dicuci sesaat sebelum memasaknya.

Daging ayam yang disimpan dalam wadah tertutup tanpa dipotong bisa bertahan hingga satu tahun. 

Sedangkan untuk ayam mentah yang sudah dipotong bisa disimpan hingga 9 bulan. Dan ayam matang bisa Anda simpan hingga maksimal 6 bulan, loh!

[BACA JUGA Settingan Suhu Max & Min di Kulkas, Makanan Awet & Hemat Energi]

Cara Menyimpan Ayam di Kulkas dengan Zipper Lock 

Jika Freezer Anda tidak terlalu besar untuk menyetok bahan masakan. Menyimpan dalam zipper lock bisa membuat space pada freezer jadi lebih luas.

Dengan zipper lock, Anda juga bisa membagi-bagi ayam menjadi beberapa kali masak, loh. Misalkan, Anda dalam satu minggu ingin memasak 3 menu ayam yang berbeda. 

Anda bisa memisahkan beberapa potong ayam pada zipper lock, sebelum diolah. Jadi memudahkan Anda dalam membagi ayam untuk beberapa menu sekaligus. 

Hal itu juga bisa membantu untuk menjaga suhu ayam di penyimpanan lainnya menjadi lebih awet, dengan zipper lock penyimpanan bahan masakan jadi mudah dan simpel.

Kenali Daging Ayam yang Sudah Tidak Layak Konsumsi

Daging ayam bukanlah daging yang awet jika dibiarkan di suhu ruangan terlalu lama. Perubahan suhu atau panas matahari juga bisa menyebabkan daging ayam berubah kualitasnya.

Berikut ciri-ciri ayam tidak layak lagi konsumsi, agar Anda bisa menghindarinya, ya!

  • Ayam berubah warna menjadi kebiruan 
  • Tekstur daging menjadi lembek
  • Penyimpanan yang terlalu lama
  • Berbau busuk atau menyengat

Tips Membeli Ayam Segar

Selain mengetahui ciri ayam yang tidak layak konsumsi, berikut ini tips membeli ayam yang masih segar. 

Karena tidak dimungkiri, olahan ayam menjadi salah satu yang sering dijadikan masakan sehari-hari, karena tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun sangat menggemari olahan dari daging ayam. 

Berikut ini tipsnya!

  • Pilihlah warna daging ayam segar berwarna merah muda atau juga bisa kemerahan. Daging dengan warna pucat sudah dipotong lebih dari 2 hari. Dan warna biru pada ayam menandakan ayam sudah busuk dan tercemar banyak bakteri.
  • Cium aroma pada ayam, ayam yang segar tidak memiliki aroma menyengat, tidak pula bau busuk. Ayam yang segar akan mengeluarkan aroma alami ayam mentah. Jika berbau tajam artinya ayam tidak lagi segar, jangan dibeli, ya!
  • Tekstur ayam juga bisa menjadi penentu apakah ayam layak atau tidak dikonsumsi. Coba tekan daging ayam, jika daging ayam kembali kebentuk semula, berarti ayam masih layak di konsumsi. Sedangkan jika ayam tidak lagi kembali ke bentuk semula, artinya ayam tidak lagi segar. 

Resep Spicy Korean Chicken

Nah, Anda sudah mengetahui cara menyimpan ayam di kulkas yang tepat, dan juga memilih ayam yang benar. 

Kali ini kami memberikan resep  ayam goreng pedas dari Korea, untuk Anda yang bosan dengan olahan ayam itu-itu saja. Olahan ini bisa Anda nikmati bersama keluarga di akhir pekan, berikut cara memasaknya, ya!

Bahan-Bahan:

1 Kg sayap ayam 

60 gr tepung terigu serbaguna

60 gr tepung maizena 

½ baking soda

Garam secukupnya 

Merica secukupnya

Bawang putih bubuk secukupnya 

2 siung bawah putih untuk menumis

Bahan Saus:

2 siung bawang putih cincang

2 sdm Gochujang 

2 sdm kecap asin

2 sdm saus sambal/tomat

2 sdm gula madu

1 sdm cuka/kecap inggris

Cabai bubuk sesuai selera

Pelengkap :

Biji wijen 

Daun bawang

Cara Membuat: 

  1. Letakan sayap ayam yang sudah bersih ke dalam wadah, masukan garam, merica, dan aduk-aduk, sisihkan.
  2. Wadah terpisah masukan tepung terigu, maizena, bawang putih bubuk, baking soda. Aduk hingga rata.
  3. Balurkan ayam dengan tepung, hingga benar-benar rata. Goreng ayam dengan api cenderung kecil atau sedang. Ayam tiriskan dan goreng kembali selama 2 menit agar lebih renyah.
  4. Siapkan saus, campurkan semua saus. Aduk rata. 
  5. Tumis bawang putih cincang, masukan saus, setelah mendidih masukan ayam goreng, aduk ayam hingga saus tercampur dengan rata.
  6. Letakan di piring dan beri taburan wijen dan daun bawang
  7. Spicy Korean Chicken siap dinikmati