cairan untuk humidifier

Cara Menggunakan Humidifier, Atasi Ruangan Pengap



Cara menggunakan humidifier yang aman untuk kesehatan memang perlu Anda ketahui, karena humidifier memiliki manfaat untuk mencegah ruangan menjadi kering dan pengap. 

Tapi jika berlebihan juga akan menimbulkan beberapa masalah kesehatan, jadi perlu untuk mengetahui penggunaan dan juga manfaat yang bisa diberikan oleh pelembab udara ini.

Humidifier sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas udara di sebuah ruangan, loh! 

Karena, udara yang kering bisa sangat berpengaruh pada kulit, menyebabkan kulit lebih mudah mengalami iritasi. 

Begitu pula dampak pada pernafasan, udara yang terlalu pengap bisa memicu berbagai alergi.

Fungsi Humidifier 

Cara Menggunakan Humidifier

Humidifier adalah alat pelembab udara yang berfungsi untuk mengatasi kekeringan dan pengap pada sebuah ruangan yang kurang memiliki sirkulasi udara yang baik. 

Seperti ruangan Ber-AC atau ruangan yang kurang memiliki ventilasi.

Melansir Mayoclinic, humidifier juga bisa mengurangi gejala flu, sinus kering, hidung tersumbat, mimisan, bibir pecah-pecah dan lainnya 

Dari beberapa sumber, udara yang ideal di dalam sebuah ruangan berkisar antara 30-50%. 

Cairan untuk Humidifier

Banyak orang yang mempertanyakan apakah essential oil seperti Young Living bisa digunakan untuk Humidifier. 

Jawabannya tidak selalu bisa, begitu pula dengan minyak kayu putih. 

Namun ada beberapa merk humidifier yang bisa menggunakannya. Tapi Anda harus menanyakan langsung ke produsen produk tersebut.

Jika Anda ingin menggunakan essential oil dan minyak kayu putih, disarankan menggunakan diffuser. 

Karena diffuser memang difungsikan untuk mengubah minyak essential menjadi uap yang wangi dan menyegarkan udara dan juga bermanfaat untuk pernafasan.

Air untuk Humidifier 

Menurut Alodokter, Anda disarankan mengisi tangki air humidifier dengan air sulingan atau demineralisasi (air yang sudah di filter)

Agar mengurangi debu mineral yang nanti dilepaskan ke udara. 

Dan untuk membersihkannya Hellosehat mengatakan, sangat baik untuk menggunakan cairan hIdrogen peroksida 3% yang bisa dibeli di apotek. 

Beberapa produsen dari humidifier juga menyarankan hal yang sama untuk membersihkan tangki.

Cara membersihkannya cukup siapkan baskom berisi air untuk mencuci dengan hati-hati

Namun, jika tidak tersedia Anda tetap disarankan menggunakan air sulingan untuk mengisi tangki maupun membersihkannya.

BACA JUGA: Air Humidifier Vs Air Purifier, Apa Sih Bedanya?

Jenis Humidifier 

Dilansir Healthline ada beberapa jenis humidifier, karena tidak semuanya melepaskan uap air ke udara dengan cara yang sama.

Berikut ini beberapa jenisnya. 

  1. Humidifier Sentral

Pelembab ruangan ini tidak portable, dipasang bersamaan dengan sistem pemanas dan AC. Namun bisa memberikan kelembapan udara seluruh rumah. Dan Humidifier ini yang paling mahal.

  • Humidifier Evaporator

Humidifier ini direkomendasikan, berbentuk portable dan menurut Healthline, pelembab udara ini memiliki kemungkinan kecil menyebarkan bakteri. 

Cara kerjanya, dengan meniupkan udara dengan kipas internal melalui filter yang dibasahi, dan uap tidak terlihat.

  • Humidifier Impeller

Sama-sama sebagai pelembab udara berbentuk portable, humidifier ini menghasilkan kabut dingin melalui piringan yang berputar, bekerja dengan kekuatan yang tinggi. 

Humidifier ini harus wajib menggunakan air suling, jika tidak akan menghasilkan mikroorganisme dan berbahaya bagi penderita alergi dan asma. 

  • Humidifier Ultrasonik 

Pelembab udara yang satu ini memiliki suara yang senyap, bahkan hampir tidak terdengar.

Humidifier ini menghasilkan kabut dingin dengan bantuan getaran ultrasonik untuk menyebarkan air dan juga mengubahnya menjadi uap. 

Sama seperti impeller, jenis ini harus rutin membersihkannya dan disterilisasi, agar bakteri tidak mudah berkembang. 

  • Humidifier standard

Alat humidifier ini yang sering dijumpai dan digunakan banyak orang, dengan menggunakan listrik untuk menghasilkan uap. 

Cara kerjanya memanaskan air lalu mendinginkan air dan membuangnya ke udara, yang akan membuat udara menjadi segar dan lebih lembab. 

Manfaat dari Humidifier

Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan menggunakan humidifier ini antara lain. 

  • Mengurangi dengkuran 
  • Mencegah flu dan hidung tersumbat
  • Mencegah mimisan
  • Mengurangi sakit tenggorokan
  • Menjaga mata dari iritasi 
  • Tidak membuat bibir, rambut, kulit kering dan pecah-pecah

Cara Menggunakan Humidifier

fungsi humidifier

Ini berlaku untuk humidifier yang menggunakan air untuk memanaskan dan mengeluarkan uap. 

  1. Baca petunjuk penggunaan, setiap merk humidifier memiliki beberapa fitur yang berbeda.
  2. Rangkai Humidifier dengan baik, misal memang roda, atau beberapa spare part yang butuh pemasangan sebelum digunakan. 
  3. Bilas penampungan air atau reservoir dengan sabun ringan, cuci hingga benar-benar bersih. 
  4. Tambahkan air ke penampungan, hingga garis yang sudah ditentukan. (Ada beberapa humidifier yang langsung memasukan filter di tahap ini) 
  5. Letakan humidifier di posisi yang benar, permukaan rata dan tinggi. Jauhkan dari kertas, buku atau karpet agar tidak basah. 
  6. Colokan pada listrik, beberapa humidifier memiliki tombol atau kenop untuk mengatur setelan. 
  7. Matikan perangkat saat tidak digunakan. 
  8. Bersihkan humidifier secara teratur,lakukan 2 kali dalam seminggu. Ini akan mencegah pertumbuhan bakteri. 

Humidifier Diletakkan Dimana?

Jika Anda sudah membeli sebuah humidifier, Anda juga harus paham di mana Humidifier harusnya diletakan. 

Jangan asal meletakkannya, ya! Anda bisa meletakkan di area ruangan yang paling sering membutuhkannya. 

Seperti ruangan kerja, kamar, ruang tamu, atau ruang keluarga. Atur tinggi dan jangan meletakkannya di dekat kayu, seperti lantai kayu, furniture berbahan kayu ,lemari, kursi dan lainnya. 

Juga jauhkan dari karpet dan buku, begitu pula jangan letakan humidifier di dekat peralatan elektronik. 

Karena humidifier mengeluarkan uap dan air yang bisa merusak barang-barang tersebut.

Efek Samping Penggunaan Humidifier

Seperti yang kita ketahui bahwa humidifier berfungsi untuk melembabkan ruangan dengan cara menyemprotkan uap air ke udara. 

Uap dari humidifier tersebut akan meningkatkan kelembapan ruangan, sehingga udara di sebuah ruangan bisa ideal dan baik untuk kesehatan. 

Namun, jika cara menggunakan humidifier salah dan berlebihan ada beberapa hal yang akan menjadi efek samping dari penggunaan humidifier. 

  1. Memicu pertumbuhan bakteri

Humidifier bisa memicu pertumbuhan bakteri jika tangki air yang digunakan tidak steril. 

Jika kotor dan jarang dibersihkan, besar kemungkinan bakteri akan tumbuh dan juga membuat udara yang dihirup pun menjadi kotor. 

Jadi, rutinlah membersihkannya, menggunakan sabun dan air, atau cairan yang disarankan. Meski jarang digunakan, humidifier harus tetap dibersihkan minimal 2 kali dalam seminggu. 

  • Udara terlalu lembab

Udara kering memang membuat berbagai masalah pada pernafasan, namun udara yang terlalu lembab juga tidak baik bagi kesehatan.

Karena di udara yang lembab akan memicu pertumbuhan jamur, dan menyebabkan alergi. 

Tingkat kelembapan udara diantaranya 30 – 50 %. Jika sudah di atas 60% persen kelembapan dalam sebuah ruangan terlalu tinggi. 

Gunakan alat pengukur kelembapan udara, hygrometer. Alat ini penting untuk Anda miliki walau beberapa humidifier memilikinya, namun pengukur tambahan juga sangat diperlukan. 

  • Bahaya luka bakar

Jika Anda menggunakannya untuk kamar anak-anak, alat ini harus dalam pengawasan. 

Hindari meletakkan terlalu rendah. 

  • Suara yang berisik

Humidifier ultrasonic adalah salah satu humidifier yang tergolong senyapTidak bising, berbeda dengan Humidifier lainnya yang memiliki suara cukup berisik. 

Tapi dengan kemajuan teknologi, beberapa merk membuat humidifier dengan suara yang lebih senyap. 

  • Debu berwarna putih 

Hindari menggunakan air keran dan air kemasan, karena air ini mengandung banyak mineral. 

Air suling atau air yang telah difilter memiliki mineral yang sedikit. Air yang terlalu banyak mineral, akan membentuk debu putih pada saat humidifier menguap ke udara.

Walau bahaya belum diketahui secara pasti, hal tersebut bisa berpotensi tidak sehat untuk pernafasan. 

Nah, dengan mengetahui cara menggunakan Humidifier secara tepat dan benar, ruangan menjadi tidak lagi terlalu kering dan pengap dan tentunya akan memberikan manfaat pada Anda dan keluarga!