Cara Kerja Kompor Listrik dan Induksi serta Berbagai Keunggulannya!

Kompor tabung gas sudah menjadi kompor  umum yang banyak digunakan Ibu rumah tangga, namun bersiapkah Anda untuk terobosan baru kompor dengan tenaga listrik atau induksi? Kompor jenis ini diklaim lebih hemat energi! Apakah kompor listrik ini juga aman untuk digunakan? Inilah jawaban selengkapnya!

Apa itu Kompor Induksi?

Belum lama ini PLN meluncurkan program konversi 1 juta kompor elpiji ke kompor induksi. Pemindahan ini diklaim bisa membuat anggaran subsidi elpiji lebih hemat serta membuat ketahanan energi nasional meningkat!

Jadi kompor induksi adalah kompor yang memakai sistem induksi elektromagnetik! Ini berfungsi untuk menghantarkan panas makanan melalui alat masak yang ada di atasnya. Arus listrik pada kompor induksi menciptakan medan magnet serta arus yang mampu menghasilkan panas pada alat masak yang ada di atasnya. Meski begitu, kompor induksi aman disentuh karena permukaannya tidak ikut dipanaskan.

  cara kerja kompor

Apa beda Kompor Listrik dan Kompor Induksi?

Kedua kompor ini sama-sama menggunakan listrik sebagai energinya! Bedanya, seperti yang sudah dijelaskan di atas, panas pada kompor induksi berasal dari induksi elektromagnetik. Arus listrik dari badan kompor disalurkan lewat gulungan kawat, lalu menghasilkan medan magnet dan arus eddy lewat resistansi alat masak.

Sedangkan pada kompor listrik, langsung menggunakan panas dari listrik yang mengalir ke permukaan melingkar mirip obat nyamuk  yang suhunya sangat panas. Umumnya, kompor listrik menggunakan resistor berukuran besar yang terbuat dari nikrom kawat. Agar lebih mudah memahami perbedaan antara kompor listrik dengan kompor induksi, bisa simak melalui tabel berikut:

  Kompor Induksi Kompor Listrik
Cara Pemanasan Panas dihantarkan melalui induksi elektromagnetik secara langsung ke alat masak. Panas dihantarkan melalui energi listrik secara tidak langsung
Efisiensi energi Mencapai 80-90% lebih efisien Hanya 70% lebih efisien
Tingkat Keamanan Keamanan sangat tinggi apalagi dilengkapi fitur-fitur otomatis Tidak seaman kompor induksi
Tingkat Kepanasan Mencapai sekitar 350 derajat celcius Mencapai sekitar 390 derajat celcius

Dilihat dari fitur-fiturnya, kompor induksi memiliki beberapa keunggulan atau kelebihan dibanding jenis kompor konvensional lainnya!

  • Lebih aman: Terutama pada lingkungan yang ada anak kecilnya karena permukaan pada kompor induksi sekali lagi tidak terasa panas!
  • Fitur keamanan lainnya : sensor keamanan, child lock safety (yang membuat program pengaturan pada saat memasak tidak dapat diubah-ubah lagi). Serta fungsi timer untuk mengingatkan lama/waktu memasak
  • Meminimalisir bahaya dari kebocoran gas, kebakaran ataupun ledakan (karena sumber energinya tidak dari gas elpiji). Serta tidak membuang CO2.
  • Ramah lingkungan, tidak menciptakan gas buang (reduksi) , yang menyebabkan polusi
  • Dari segi desain juga terlihat elegan dan minimalis! Tersedia model built in dan portable yang mudah dibawa kemana saja.
  • Sistem pemanasannya lebih cepat dan efisien karena penyebaran panas yang merata dan konsisten.
  • Konsumsi energi lebih hemat. PLN mengklaim untuk memanaskan seliter air dengan kompor gas elpiji serta api maksimal, maka biaya yang dihabiskan sebesar Rp.176. Sedangkan jika menggunakan kompor induksi 1200 watt hanya menghabiskan biaya kurang lebih Rp.158. Jadi sedikit lebih murah.

Kekurangan Kompor Induksi

cara kerja kompor listrik

Meski banyak memiliki keunggulan atau kelebihan, bukan berarti kompor induksi tanpa kekurangan! Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari kompor induksi!

1.Daya listrik besar

Meskipun pada sebagian kompor induksi ada yang low watt, namun daya listrik besar adalah keniscayaan! Untuk mendapatkan suhu panas berkualitas, Kita membutuhkan daya listrik lebih besar. Maka perhitungkan dulu kapasitas listrik di rumah Anda sebelum membeli kompor induksi!

2.Perlu mempunyai alat masak khusus

Biasanya pada kompor induksi hanya cocok menggunakan panci berbahan stainless steel. Karena bahan ini mengandung partikel besi magnet yang bisa menghantar panas. Jadi perlu diingat bahwa kompor induksi perlu menggunakan alat memasak khusus/ tidak semua cocok.

3.Harga relatif mahal

Jika dibandingkan dengan kompor gas, harga kompor listrik memiliki selisih yang lumayan mahal. Jadi ini bisa menjadi gambaran. Tapi jika Anda menginginkan penghematan nergi dengan mendukung konversi dari kompor gas ke listrik, maka selisih harga tidak menjadi persoalan.

Cara menyalakan kompor listrik

Untuk metode penyalaan kompor listrik ada yang masih memakai cara manual dengan memutar knob untuk mengatur daya listriknya, sedangkan ada pula yang sudah memakai layar sentuh sehingga penggunaanya lebih otomatis! Untuk cara menyalakannya sebagai berikut:

1.Sambungkan kompor ke stop kontak!

Karena menggunakan listrik, maka pastikan steker pada kabel kompor sudah dicolokkan ke stop kontak.

2.Atur daya listrik dan suhunya

Atur daya listrik dengan memutar knob pada kompor! Tiap merk tipe terdapat perbedaan! Contoh pengaturan suhunya misal 300 dan 600 watt. Tunggu kompor panas terlebih dahulu ditandai dengan nyala warna merah pada permukaan tungkunya. Baru kemudian letakkan alat masak di atasnya dan proses memasak bisa dimulai!

Pada tipe kompor listrik layar sentuh, sentuh tombol power terlebih dahulu untuk memulai menjalankan fungsi kompor.Kemudian sentuh tombol untuk mengatur tingkat suhu panas yang diinginkan. Fitur canggih lain dapat sekaligus digunakan seperti timer untuk mengatur waktu, fitur pilihan mode memasak hingga fitur kunci child lock, supaya pengaturan kompor aman, tidak dapat diubah-ubah! Selanjutnya tinggal gunakan untuk memasak!

3.Matikan kompor

Seelah selesai penggunaan maka tinggal matikan kompor, lalu cabut stekernya! Tiap merk tipe kompor listrik mungkin saja terdapat perbedaan dalam cara penggunaan! Untuk itu agar lebih detail dan akurat bisa membaca pada buku panduan yang tersedia pada saat pembelian.

Berapa watt daya kompor listrik?

cara kerja kompor induksi

Seperti yang sudah sedikit disinggung di atas bahwa daya untuk kompor listrik dalam menghasilkan nyala panas berkualitas, cepat dan merata umumnya membutuhkan daya listrik yang cukup besar! Memang ada kompor listrik low watt dengan daya yang hanya 300 atau 600 watt hanya saja. Meski tergolong hemat daya namun untuk pemanasannya agak lama!

Untuk menghasilkan panas yang cepat dan berkualitas, setidaknya Anda memerlukan kompor listrik atau induksi dengan daya di atas 800 watt, atau setidaknya 1.200 watt. Untuk itu sesuaikan dengan kapasitas listrik di rumah Anda, jika masih di 450-900 VA ,sebaiknya dinaikkan ke 1.300 VA agar penggunaan kompor listrik/induksi bisa efektif.

Demi langkah penghematan energi, di masa mendatang  kompor induksi dan listrik kemungkinan akan menggantikan penggunaan kompor gas! Maka penting untuk mengetahui kelebihan kekurangan serta cara penggunaannya sejak dini! Atau mungkin Anda ingin segera beralih ke kompor induksi sekarang? Bisa-bisa saja! Yang terpenting dapat menyesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan listrik di rumah ya!

Add a Comment

Your email address will not be published.